Tuesday, December 8, 2009

DAFTAR ISI

Loading...

Sunday, October 4, 2009

Hai Teman Dan Sahabatq


hai kau, teman dan sahabatku
kulihat kini kau tak seperti dulu
berbagi cerita dalam suasana yang ada
kau seakan menghindar dariku


hai engkau yang selalu kuharapkan
menjadi tempat aku berbagi dalam segala hal
kini tak lagi kau dengarkan seakan kaupun telah membenciku
apakah salahku hingga kau begitu

jangan kau simpan semua amarahmu
ungkapkan saja padaku
berterusteranglah padaku
jangan kau biarkkan berlalu bersama waktu

aku masih tetap dan akan selalu menjadi sahabat sejatimu……



Tuesday, September 22, 2009

Tersakiti Hati ini

Begitu indah awal kita berjalan
kau jadi bagian dalam hidupku
bagai kumbang dan bunga
berjalan bersama, dan
kemanapun bersama 

kebahagian yang kurasakan itu
ternyata hanyalah sesaat
kau pergi tanpa pesan
kau pergi tanpa sebab yang pasti
kau tinggalkan diriku
kau biarkan ku terhempas
dalam sebuah penantian yang tak pasti

Tersakiti hati dan perasaanku ini
cinta yang kuharap pergi tiada sebab
cinta yang kudamba musnah sudah
tersayat hati ini...tergores, sakit sekali

apa daya.....biarkanlah kusendiri
yang kupinta darimu hanya
aku saja yang tersakiti hati ini
jangan ada yang lain lagi yang
tersakiti hatinya.................  

By. Phaul Heger @Maguwo



Wednesday, July 1, 2009

Bahagiaku Bersamamu

Hari-hari yang kita lewati tak terasa
sekian lama jalinan cinta kasih diantara kita
terbina dan terjaga....


Kubahagia bersamamu....
jalani kehidupan ini....dalam suka maupun duka.
Ada waktu kita tertawa bahagia
Ada juga saat dimana kita tidak sependapat....

Namun semua itu hanya sesaat....dan segera berlalu
Kita masih tetap bersama.....jalani kehidupan ini
dan ku selalu yakin kita akan tetap bersama

Bahagiaku bersamamu semoga kan abadi selamanya......



Thursday, June 18, 2009

Katakan Saja

berterusteranglah
kalo memang sudah bosan
melihat sikap dan tingkah
yang tidak sepaham denganmu

berterus teranglah
kalo bayang-bayang dirinya masih terus ada
masih terus membayangi
kemanapun dan dimanapun dirinya berada

aku menyintaimu saat ini
namun dia lebih dulu kau cintai sebelum aku
dia lebih dulu hadir mengisi hatimu
kusadari tak mungkin secepat itu kau lupakan dia

katakan saja.....
bila rasa itu masih ada
jangan kau simpan dalam hati
ungkapkan semua agar akupun tahu


By. Phaul Heger @Maguwo


Sunday, May 17, 2009

Rasa Cinta Sepihak

Kita terlahir kedunia untuk saling mencintai
Kita terlahir dari cinta antara kedua orang tua kita
Yang tak kusadari dan engkau tak sadari
Kita adalah hasil dari buah cinta

Keberharap padamu, kuberanikan diri tuk ungkapkan
Apa yang ada didalam hatiku. Semuanya . . . . . . . . . .
Mengapa tak ada rasa cinta dihatimu untuk mencintaiku
Bertepuk sebelah tangankah aku?
Apakah aku bagai air yang jatuh di daun keladi
Begitu jatuh tak terserap dan musnah ditelan bumi?

Rasa cinta sepihak dihati ini
Tersakiti perasaan ini, serasa tak berdaya
Langkah kaki terayun lambat menapaki jalan
Dimana ku harus labuhkan hati ini, bila rasa ini ditolak
Haruskah ku seorang diri di perjalanan ini?

Keterpakasaanku mengungkapkan rasa cintaku
Terlalu berlebihan, kusadari itu…namun itulah aku
Berharap yang tak pasti…….

sudah kutahu namun kumencoba
Siapa tahu bisa…………


By. Phaul Heger
@Maguwo.

Monday, April 20, 2009

TETAP BERSEMI

Tak akan hilang dalam ingatanku akan dirimu
Kuungkapkan segala rasa cinta padamu
Bukan cinta sepihak bila akhirnya kaupun menyintaiku

Kasihku……..
Kini kita dalam suatu jalinan cinta
Kuharap tetap bertahan
Walau segala prahara datang menghadang

Untukmu segala cinta dijiwa raga kupersembahkan
Semoga tetap bersemi bunga cinta kita.

4 – 4 – 09


AYAH DAN IBU

Kudamba selalu senyummu….
Kuingin melihat engkau tersenyum di hari tuamu

Walau aku tahu betapa berat kehidupan yang telah kau jalani
Ibu………
kau tumpuan hidupku
kau yang membesarkan aku
Ayah…...
Kau panutan hidupku
Kau yang menjaga aku
Aku bangga akan cinta dan kasih sayang
sehinggaku dibesarkan hingga kini.


Thursday, April 9, 2009

Setelah Kepergianmu

Setelah Kepergianmu,Hatiku Terasa Pilu…
Banyak Kenangan Terindah Yang Tak Bisa Kulupakan,
Apakah Semua Itu Akan Terulang Kembali…?
Pujaanku Kau Tetap Dihatiku Selalu…
Perasaanku Tetap Sama Seperti Dulu…
Apakah Kamu Merasakan Hal Yang Sama…?
Dan Kau Harus Tahu…
Bahwa Aku Akan Tetap Menunggu Kedatanganmu…
Selalu Dengan Hati Yang Berbunga-Bunga…

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

“Jika mungkin aku ingin menulis 
namamu dibintang agar semua orang tahu bahwa 
aku senang bisa mengenalmu . . .”

Sunday, April 5, 2009

Senyummu

Seindah senyum yang ada padamu
Ingin diriku dekati
Lepaskan semua keluh dihatiku
Terobati oleh senyum menawan darimu


Hanya bayang semu yang indah
Namun kutetap berharap
Itu jadi sebuah kenyataan
Tersenyum diriku disisimu

Bukan soalan bila banyak rintangan
Dan hadangan dari seteru
Kutetap mencoba ……
Walau akhir dari semua…….hanyalah diriku
Terhempas dalam sudut kamar
Merenung dan ……senyum-senyum sendiri.


Sunday, March 22, 2009

APAKAH CINTA ITU ?


1. Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,

2. Mereka yang bermain dengannya menyebutnya sebuah permainan,

3. Mereka yang tidak memilikinya menyebutnya sebuah impian,

4. Mereka yang mencintai menyebutnya takdir.

5. Kadang Tuhan mengetahui yang terbaik akan memberi kesusahan untuk menguji kita
Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.
Jika kita kehilangan cinta, pasti ada alasan di baliknya.
Walau kadang sulit dimengerti,
namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu,
Ia telah siap memberi yang lebih baik.

6. Mengapa menunggu?
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai,
kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu. 


7. Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu,
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.


8. Lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada.
Lebih baik menunggu orang yang kita cintai,
ketimbang memuaskan diri dgn apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat.
Karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah.
Karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.


9. Perlu kau ketahui bahwa Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,
Kota Roma tidak dibangun dalam sehari,
Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,
Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.
Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama,
Dan penantian kita tidaklah sia-sia. Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal :
iman, keberanian, dan pengharapan.
Penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.

10. Pada akhirnya Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu,
karena alasan yang penting.

Sunday, March 8, 2009

SALAHKAH?

Sebelumnya maaf kalo yang za rasakan
Trasama dengan yang korasakan
za tau tramungkin untuk ko jadi bagian
dari za......karena.....trataueeee


Mungkin karena za pu hati ini
terlalu cepat untuk simpulkan semua
Terlalu cepat untuk mengharap ko
za juga tratau kenapa bisa begitu.....

Semua za pasrah kepada sang kuasa
semua za serahkan pada dia......
tapi.......
ko tau, apa yang za rasa tulus
za tidak buat-buat.....

Salahkah kalo za paksakan diri
salahkah kalo za bilang za sayang ko?
salahkah kalo cinta ini de tumbuh di za hati?
Semua tergantung ko yang baca ini.....!!!!


By. Phaul Heger
@Pugeran

Friday, March 6, 2009

MAAFKAN AKU

kau yang kuharapkan.......
maafkanlah aku jika mencintaimu tanpa sengaja
maafkanlah aku jika menyukaimu tanpa sengaja
Dan......

Maafkanlah jika kumulai membutuhkanmu tanpa sengaja
rasa dihati ini......
tumbuh dengan tulus......
Saat rasa ini semakin terasa
yang kutakutkan hanyalah bertepuk sebelah tangan
mengharap yang tak pasti.......

Bukan cinta apabila menyukai dengan dusta
Bukan cinta apabila meminta dan mengharapkanmu dengan paksa
Bukan kecantikan semata yang kucari
Bukan kemolekan dan keindahanmu yang kuinginkan
Tapi kesetian cinta dan kebaikanmu

Aku memang lancang mencintai tanpa permisi
Aku memang taktahu diri mengharapkanmu
Tanpa persetujuan hati darimu.....
Tapi panah cinta terlanjur menancap pada hatiku
Hingga akupun harus kalah dengan senyumanmu
Seberapa besar cintaku padamu....hanya hatiku dan hatimu yang tahu
Tapi cinta inipun tak akan sanggup diungkapkan dengan berhentinya nyawa....
Kaulah jiwa yang selama ini ada dalam setiap desah nafasku.....


Tuesday, February 10, 2009

Sang Bintang Kecil

Ketika senja telah datang
Matahari pun mulai tenggelam
Dan siang berganti malam
Kala hari mulai petang
Lembayung senjapun datang
Menanti gelapnya malam
Namun biarkanlah...
Biarlah siang berganti malam
Biarlah hari menjadi petang
Karna bintang dan rembulan
Akan datang jadikan malam terang
Hingga............
Sang bintang terkecil datang

Thursday, February 5, 2009

APA YANG KAU TUNGGU

Kawan...... perjuangan butuh pengorbanan
kawan.......tiada perjuangan yang sia-sia
kawan....... walau nyawa taruhannya
kawan....... kemenangan dari hasil perjuangan pasti diraih



 

Kita adalah generasi penerus dari generasi terdahulu
kita adalah bagian dari anak bangsa ini
Perjuangan pelaku sejarah sudah dipundak kita
generasi penerus bangsa ini

Kawan........berapa lama lagikah kita harus terjajah
Kawan........berapa lama lagikah kita dibodohi
kawan.........berapa lama lagikah kita diintimidasi,
hak kita dirampas, tanah kita dijarah
Kawan........cukup sudah semua itu, jangan lagi diatas bangsa ini ada penjajahan

Bersatulah kawan dalam barisan yang ada
Bersatulah kawan dalam pergerakan perjuangan
Bersatulah kawan dan berjuang dengan segala cara

Kawan....... jangan menunggu karena waktu tidak menunggu
kawan........ jangan berdiam diri karena bukan saatnya
kawan........ jika hatimu tergerak melihat ketidakadilan dinegerimu
bangkitlah dan berjuanglah, bersama terbitnya sang binta kejora



Dupiad Ma Wiri
31 Januari 2009

By Phaul Hgr

Sunday, January 25, 2009

jangan menyesal.

Dibalik setiap batu penghalang
pasti ada hikmah yang tersembunyi
dan selalu ada pelajaran
yang dapat mematangkan mental kita.
Hadapi dengan berani setiap batu penghalang.
Ini namanya cinta sejati

Tulus dan suci hanya dirimu satu yang di hati
Sudah cukup untukku melihat meskipun dari kejauhan
Semua tingkah lakumu menjadi pikiranku
Sungguh rindu, kangen

Jika jauh ingin bertemu walaupun hanya sebentar
Jika sudah di depanmu mulut ini terkunci jadi kecil hati
Rasa ini setengah mati
Cinta ini tak akan mati

Semoga rasa ini tetap di hatiku
Walaupun dirimu takkan pernah mengerti
Semoga cinta ini tetap jadi satu
Walaupun sampai lelah aku menunggu
Semoga semua mimpi ini menjadi kenyataan sejati

Ya Tuhan Jika memang dia akan kumiliki
Dekatkanlah di hati
Jika tidak, jauhkanlah dari pandanganku
Jangan jadi perih, jangan jadi sesal

Saturday, January 24, 2009

KAWAN BELAJAR BERSAMA

Mari kawan kita bersama......belajar
Mari kawan selagi kita masih punya kesempatan......belajar
Mari kawan jangan bermalas-malas, ...........belajar
belajar....dan belajar dan terus,........belajar

Kawan......dalam kehidupan ini, kita dituntut banyak......belajar
Kawan..... waktu tetap berjalan, usia bertambah, mau tunggu kapan lagi?
kawan......apa yang kau pelajari hari ini, kan kau petik hasil dihari esok
kawan......tunggu apa lagi.......ambilah sikapmu...!!!!

Belajar bukan cuman di kampus
Belajar bukan cuman di tempat tinggal
Belajar bukan cuman dalam jadwal yang ada
Belajar dalam segala waktu, dimanapun tempat

Kawan............................
Alam raya sekolahmu
semua orang gurumu
pergunakanlah kesempatan yang ada ini
pergunakan masa mudamu untuk persiapan masa tuamu.



Freedom For My Land

Sunday, January 18, 2009

SANG PEJUANG

Dalam rimba raya kau berjalan
Dalam alam pertiwi yang terjajah
engkau mengorbankan segalanya
Langkahmu tak terhenti ketika maju

Laju kakimu terus menapaki kehidupan
tiada sesal dan bosan walau kau dalam derita
kesedihan yang selalu menemani
Engkau tak takut
Engkau tak gentar
Engkau terus menuntut
walau kau ditangkap
Tangan dan kakimu di borgol
walau kau disiksa dengan kejam
engkau siap mati untuk pembebasan
Negeri tercinta yang dicintai
Aku bangga dengan engkau
wahai pejuang sejati..........
perjuanganmu akan selalu kukenang dan akan kuteruskan
walau ku tak tahu dimana kini kau berada
Kaulah sang pejuang.......!!!
Untuk mereka, saudara-saudaraku yang berjuang dimana saja berada,
baik mereka yang ada di hutan-hutan,
gunung-gunung, lembah-lebah,
dikota maupun kampung ataupun diluar negeri.
Tuhan Selalu Menyertai dan Melindungi Kita Sekalian. 
Amin

By. Phaul Heger
@Maguwo

Saturday, January 17, 2009

Yang KuPotret

Para Penari Yospan Yang Lagi bersiap-siap untuk unjuk kebolehan dalam acara mencari dana untuk sumbangan kepada korban bencana alam di Papua, Manokwari dan Sorong.

Satu hal positif yang di lakukan oleh anak-anak, generasi papua saat ini berada dikota studi Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketika dinegeri ada tangisan dan air mata karena bencana yang tak diduga datang menerjang, mereka tidak berdiam diri saja, tapi tetap untuk tegar menghadapi dan dengan berbagai cara dan upaya untuk dapat membantu saudara-saudaranya yang ada di daerah bencana tersebut.
















Decak kekagumanku pada pada kalian.......
saudara dan saudariku.......
Aku juga mendengar tangisan
aku juga mendengar keluhan tapi......aku tak bisa berbuat apa-apa
saat aku melihat kalian melakukan
saat mataku terpaku menatap ke elokan dan gemulainya
gaya nari kalian..............aku semakin terpesona
saat kulihat kotak amal dibawa, kesana dan kemari
untuk mencari satu dua rupiah untuk membantu mereka
yang terkena bencana..........aku semakin takjub
Oh ....Tuhan Lindungilah Kami semua..................


Yogya, 17 Januari 2008

Tuesday, January 6, 2009

UNTUK APA BERBEDA


Untuk apa berbeda warna
Berbeda visi, misi dan garis perjuangan politik
Berbeda menakar plata form parpol
Yang merindukan badut-badut penguasa
Kami, rakyat butuh makan, damai dan senyum
Bukan sebatas kata makan Kami,
rakyat tidak butuh janji untuk makan, damai, senyum
Kami, rakyat butuh bukti makanan, rasa damai dan
tebaran senyum di setiap rongga-rongga kulit bumi

Untuk Apa Terus Berbeda;
jika masih ada air mata kaum bawah membasahi bumi
jika masih terbersit seberkas darah politik di jalanan
jika tuan-tuan politik saling menabrakan angkuh keangkeran
jika rakyat jelata masih mengungsi ke bilik-bilik kesunyian
jika massa tuan-tuan masih saling mengancam
jika kami rakyat masih menebar senyum palsu
jika bicara lantang dengan pengeras suara di pundak
jika alat tajam masih tetap berbicara
jika lentera politik membentur batu dan bersarang di pucuk akrawala
Jika masih ada keping debu traumatis menyayat kalbu anak negeri

Untuk apa berbeda?
Kucari perbedaan di awang-awang
Katanya burung masih beterbangan
Kupikul warna-warni bendera politik
Katanya pasir masih berdesir
Kusuluh kain-kain politik bagaikan lentera
Katanya angin, masih riak-riak berhembus
Kujajaki aneka bunga melingkar di kaki-kaki gambar
Katanya politik, anti perbedaan
Berbeda untuk bersatu
Bersatu untuk membangun
Membangun penuh perbedaan
Membangun negeri Indonesia
Membangun rakyat
Membangun harkat dan martabat massa politik yang adi luhur
Membangun Hak-hak azasi setiap anak negeri
Menyambung kemaslahatan dari kenistaan politik buram
Hai, para tuan-tuan politikKatakan secara jujur
Bahwa tuan-tuan bisa menjadi obor pembawa damai
kala ada rintihan rakyat akibat berbeda warna
Wartakan kepada batu, kayu dan senjata tajam
Kami memang berbeda
Kami berbeda untuk membangun sebuah tonggak politik
Menyongsong era baru pembangunan lima tahun
yang memancarkan sinar-sinar persatuan
Jika tidak,Kenapa kita mau berbeda?
Sedangkan perjalanan masih terus panjang
Tidakkah masih ada pembaharu yang bersahaja?
Hai, tuan-tuan politik
Singkirkan segera kekerasan politik
Yang menyisakan kasih traumatis
pada nurani kaum jelata dan lata
yang mengidamkan perut kenyang untuk hari ini
merindu rasa damai mulai detik ini
Sekarang, tebarkan senyum asri bersama dokar-dokar politik.
Sekarang. Jangan besok
Jangan lusa dan apalagi tula

Untuk Apa Berbeda?
Jika hanya menyisakan nokta sengsara pada dinding bumi
Untuk apa berbeda?
Jika hanya menegasikan sebuah kedaulatan berpolitik rakyat?
Untuk apa berbeda?
Jika batu, kayu dan sajam masih mengisi khasanah jalanan?
Untuk apa masih memerah lalapan api, bekas batu kayu meronta di sela kehidupan?
Untuk apa berbeda?
Jika embun-embun penyegar hati sulit menggairahkan hati?
Untuk apa berbeda
jika tetap terbuka rongga-rongga keserakahan?
Sekat-sekat korupsi menyejara?
Untuk apa?Untuk sebuah kekuasaan di telikungan sejarah?
Katakan tidak, tidak dan tidak,……
Berbeda demi dan untuk menegakan hak-hak azasi rakyat
Berbeda untuk membangun
Berbeda untuk menata potret buram kerakyatan Indonesia
Berbeda untuk merekam aspirasi kaum pinggiran
Berbeda untuk memperjuangkan hidup rakyat
Berbeda untuk meneruskan cita-cita the Founding Father
Tak ada waktu untuk terus semaikan perbedaan
Sudah cukup tua, rakyat menampung derita-derita perbedaan
Cukup. Cukup.Cukup sudah menabur benih-benih perbedaan
Rakyat muak dan malu mengungsi akibat politik
Rakyat capek meneteskan air mata politik di jalanan
Rakyat benci kepada para bandit-bandit politik
Rakyat diam, bila mendengar suara politikus yang menggelegar di panggung

Rakyat nasibmu tetap di telaga politik

BLOG FS

Sunday, January 4, 2009

WAHAI KAWANKU



WAHAI ENGKAU YANG SELALU BERSAMAKU
WAHAI ENGKAU YANG SELALU MENDENGARKU
WAHAI ENGKAU TEMPAT AKU BERBAGI CERITA

KITA BERSAMA DALAM SAAT YANG SAMA
KITA TERJEBAK DALAM CERITA YANG SAMA
KITA TERJEBAK DALAM DERASNYA ARUS
KITA JUGA MENANGIS SAAT HATI BERSEDIH


SELALU KITA BERSAMA DALAM MENGHADAPI
TANTANGAN YANG ADA
TAK PERNAH SEKALIPUN KUDENGAR

ENGKAU MENGELUH
WALAU PERIH RASA
DIJIWA TERSENYUM ENGKAU SAAT
DIKHIANATI TERTAWA ENGKAU SAAT DIHUJAT
BANGGA ENGKAU KETIKA DIKATAKAN PECUNDANG

KEKAGUMANKU HANYALAH UNTUKMU KAWAN
GETIRNYA KEHIDUPANMU, KEBERSAMAAN DAN KESETIAANMU
DALAM SENYUMAN YANG RAMAH PADA SEMUA ORANG
MENGHAPUSKAN GORESAN LUKA DI HATIMU.......




By pHAUL hEGER