Tuesday, January 31, 2012

Untuk sesaat

Sepi kurasa disaat kau tak ada disini
ku tatap ruang yang hampa
dinding sepi ruangpun senyap
kau pergi untuk sesaat
ku rasa begitu lama

kesepianku karena dirimu
kerinduanku karena kau tak ada
ingin membelaimu hanyalah bayang kosong
tak membekas jejakpun hilang

untuk sesaat kau pergi
kurasa begitu lama
cintaku cepatlah kembali disisiku
agar ku peluk kau  terbaring disisiku

melewati malam ini kita bersama
melewati waktu ini menuju esok
melewati saat-saat ini bersama
dan segala harapan cinta kita
untuk sesaat ku yakin kau akan kembali disisiku





Sunday, January 29, 2012

Bersamamu

Bersamamu jalani hari-hari
Bersamamu lewati waktu
Bersamamu ditiap langkah
Dan akan selalu bersamamu

Untuk cinta ada waktu
Untuk cinta itu yang terpenting
Untuk cinta hal yang utama
Untuk cinta harus selalu bersama

Bagiku tak bersamamu terasa hampa







Saturday, January 28, 2012

Puisi Papua | Kita Pasti Bisa

Kita Pasti Bisa

hilang kata jadi membisu
mau mulai dari mana
jika semua seakan hilang tak bermakna
bak mati suri, keheningan yang tersisa


kita terus saja lewati
sesaat kita tersadar namun
seakan lupa lagi, berdiam dan biarkan

ini masa kita, inilah saat kita
jika kita menunggu, tak akan ada yang memulai
jika kita berdiam, tak akan ada jawaban yang datang
jika kita, jika kita dan jika kita

berdiam, menunggu, malastau
ingatlah...........
kita bersama itu kekuatan kita
kita bersatu semakin kita kuat
kita bersama hadapi dan hancurkan tembok ini

satukan langkah rapatkan barisan
maju! lawan semua sistem imperialis
maju! hancurkan setiap jengkal kapitalis
kita pasti bisa meraih cita-cita harapan kita...........
kita pasti bisa hadirkan senyum ceria
di generasi selanjutnya dalam alam kemerdekaan........

By. Phaul Heger
sudut kota kolonial

Friday, January 27, 2012

Puisi Papua | Jejak Perjuangan

Waktu telah sekian lama berlalu
catatan dalam cerita-cerita tersimpan
kembali terkuak
harga diri yang hilang terungkit lagi

cerita panjang tentang sebuah harapan
dari generasi ke generasi
jejak perjuangan yang terus bergema
masih terus terdengar, sayup dan reda

malam berganti, ada cerita baru
siang berlalu, masih juga punya cerita
ada pilu terasa, bahkan asa seakan hilang
ada duka airmatapun mengalir
asa seakan tiada, namun tetap berharap

jiwa tergores, didalam luka rasa yang ada
pilihan hanyalah berjuang
diam dan diam akan semakin tertindas,
diam dan diam tak kan ada jalan

inilah masamu, dipundakmu terpikul beban ini
harus bangkit, mengkiuti jejak-jejak perjuangan
mereka telah memulai dan kita yang melanjutkan
mengikuti jejak perjuangan
menuju kebebasan tanah pusaka
tanah leluhur......Papua Barat

By. Phaul Heger
@Maguwo