Tuesday, June 26, 2012

Puisi Papua | Jiwa Semangat

 Jiwa Semangat

Secangkir kopi menemani malamku menuju pagi
Ribuan hayal hadir mengisi  ruang didalam otakku
Jemari tangan terus menekan tuts demi tuts
Membentuk kata yang terangkai

 Waktupun terus berlalu menemani kesendirian
Semua penghuni jagad tertidur dalam buaian mimpi indah
Disudut ini aku masih termenung, terkenang dan membayang
Gerak langkah hari yang telah lewat


Jumlah bukan ukuran, idiologi terpatri tak hilang
Jiwa semangat itu mendarah didalam daging
Jiwa semangat itu telah menyatu didalam raga
Jiwa semangat itu tellah menyatu didalam jiwa
Kami adalah penerus generasi dari yang terdahulu
Berjuang demi pembebasan negeri yang teraniaya


 Ku syukuri hari-hari yang kami lewati dikota kolonial ini
Tuhan masih memberi kesempatan, tak teraniaya oleh kolonialis tak berperi
Tuhan masih menjaga dalam derak gerak langkah kami
Semua perjuangan ini kami serahkan pada-Mu Sang pemilik jagad raya ini

Oh pagi cepatlah datang agar ku awali langkah baru yang lebih baik bersama semangat yang baru menuju Papua merdeka yang baru.


@Maguwo 27 Juni 2012

Sunday, June 3, 2012

Ini Cinta Kita


Kau cinta tak terpisah mengisi hatiku
Belai dan peluk dikala bertemu
Mesra cinta diantara kita
Seiring dingin malam berlalu









Ku ungkap kata sayang, ku bisik kata rindu
Ku ungkap semua rasa didalam dada
Kau terindah bagiku, tanpa kau tak ada arti

Biarkanlah aku untuk selalu bersamamu
Menjalani hidup yang berlanjut
Menghadapi musim yang berganti
Siang maupun malam, saat duka maupun senang

Bersamamu jalani semua ini,
Ini cinta kita, ini kisah kita
Sampai akhir nanti.

By Phaul Heger
@Maguwo, 4 Juni 2012

Friday, June 1, 2012

Puisi Papua | Ini perjuangan kami

Ini Perjuangan Kami

Semakin hari semakin nyata
Jalan yang kami tempuh
Jalur yang kami ambil
Berat dan berlliku tetap kami jalani

 Ini perjuangan kami
Ini perjuangan kami
Biarkan kami melangkah mengejar ketertinggalan
Biarkan kami menjadi seperti yang kami cita-citakan
Biarkan dan biarkan jangan kau curangi dan nodai perjuangan kami

Sudah cukup kau berikan derita,
Sudah cukup kau buat cerita palsu diatas perlakuan kejimu
Kami tak merampas bagianmu tetapi kami berjuang menjaga bagian kami
Titipan sang ilahi untuk anak cucu kami

Sudah kau ambil dan kuras, kau bagi-bagi pula
Masih tak cukupkah ?
Kau menambah luka penderitaan panjang
Sejarah yang kau putar balikan

Kami  generasi baru, akan bangkit dalam kesadaran
Melawan  tirani sang penjajah, penguasa tak bermoral
Bersama sejarah kami berjuang, menuju kemerdekaan sejati
Merebut kembali kemerdekaan bangsa kami yang  telah kau rampas

Ini perjuangan kami, perjuangan yang  terus menerus
Sampai tercapai masa depan dialam kemerdekaan.
Free west Papua.

@Maguwo, 1 Juni 2012