Tuesday, March 31, 2015

Dolorosa, Adakah Rindu?

Dolorosa.......
Adakah rindu untukku...
Sesaat kau pergi, sepi bagai bertahun...
Berjalan sendiri kususuri malam.
Melangkah dan melangkah tanpa kau disisi...

Hening dan makin hampa tanpa kabar...
Rindu menyiksa memaksaku untuk goreskan dalam tulisan...
Tak ku sampaikan dalam kata padamu...
Tapi jauh dilubuk hati rindu dan rindu padamu,
cepatlah kembali temani kesendirian ini....
Agar cerah mentari diesok dapat kugapai bukan lag mendung kesunyian gelap yang kulewati...

Dekat serasa biasa kita jalani, ketika jauh terpisah rindu menyiksa...
Dari aku yang menantimu....
Love u putri melanesia....
Dolorosa....

Phaul Heger
Dupiad, 31 Maret 2015

Tuesday, March 10, 2015

Goresan Kata Pagi Ini

Dingin pagi menusuk kalbu
Hingga meresap jauh kedalam
Masih hening disana-sini
Sepi......
Hanya samar terdengar tetesan embun menetes....

Membayang didalam angan
Hanya dalam lintasan
Aku menggenggam harap
Tetapi cemas lebih memaksa
Buatku terpaku dalam helaan nafas

Ingin aku berlari dipagi
Lepaskan semua keluh pada gelap...
Hempaskan semua ragu pada waktu...
Hingga kuraih semangat dikala fajar menyingsing....
Saat mentari terangi jagad....

Ohhh sudahlah, kesah hanya buat resah....
Hingga susah jadi temanmu...
Abaikan saja....
Jalanilah saja setiap takdir
Tanpa harus kau sunguti......

Goresan kata pagi ini...

Mgw@PhaulHeger
11/03/2015

Monday, March 9, 2015

Selamat Jalan Kawan Rinto Kogoya

Hati tak bersuara bagai beban semakin hangat
Air mata mengalir bagai mengalirkan darah
Seraya dunia dalam hening
Hari yang Kau (Tuhan) janjikan pun tiba
Tanpa simponi dan suara bagai angin
Yang datang menyambar badan menusuk di sanubari ini

Ohh Tuhan…!

Apakah ini kenyataan yang terjadi untuk kami bangsa West Papua?
Apakah ini yang Kau berikan dengan tidak memberikan sapaan-Mu?
Tuhan, kami tidak sanggup kehilangan Figur pejuang ini
Kami tidak sanggup menerima kenyataan ini
Hari itu, tepat tanggal 8 Maret 2015
Kami dengan kecewa mendengar kabar yang menyakitkan
Kami kehilangan Figur pejuang Papua Merdeka
Comrade Rinto Kogoya

Sungguh!

Hari ini, bangsa-Mu menangis akan keadilan-Mu
Bangsa-Mu rindu akan kemerdekaan bagi bangsa West Papua
Mengapa harus kau ambil lagi Figur ini?
Mengapa harus seperti ini lagi?
Kami terus ditindas dan dimarginalkan
Oleh bangsa Kolonial ini
Bangsa yang tidak mencintai hidup damai bagi bangsa West Papua

Ohh Tuhan!

Air mata terus mengalir bagai air yang mengalirkan darah
Air mata ini mengalir menyimpan luka dan sukma yang dalam
Kami sadar dan kami mengerti
Bahwa hidup ini akan berjalan sama seperti anugerah-Mu yang ilahi

Sungguh!

Bagimu Comrade Rinto Kogoya
Kau adalah pahlawan bagi kami
Kau adalah senjata bagi pembebasan bangsa West Papua
Demi figur-figur baru yang akan bangkit
Melawan kemelaratan bangsa West Papua

Selamat jalan Comrade Rinto Kogoya!


Colonial land, 09/03/2015, 05:28 am
 Logo AMP 
Logo AMP

From your friend
Papuan Student Alliance Committee of Yogyakarta

Sumber : AMP YK

Sunday, March 8, 2015

Selamat Jalan Camrade

Saat malam menghampiri disudut kota kolonial
Dengan goresan kata ikuti setiap cerita hidup
Semangat membayang hingga kembali terang
Namun berita itu kudengar, duka yang hadir
Rubahkan semua suasana,
Tak menyangka tapi takdir berkata lain

Hening sesaat tak ada kata untuk wakili setiap kesedihan dihati
Kepergianmu terasa begitu cepat, kepergianmu terasa belumlah saatnya
Terkenang raut wajahmu kawan, dalam setiap aksi dijalanan
Kau bagian dari kumpulan yang setia digaris ini
menuntut pada penjajah untuk kedaulatan bangsamu

















Masih kuingat saat itu, kala kita berlatih bersama untuk sebuah lagu natal
Ada kebersamaan tercipta harmoni, walau kadang ada juga perdebatan
Kini semua tinggal kenangan, kami yang tersisa akan terus melanjutkan
Setiap cerita baik tentangmu jadi inspirasi dan motivasi




Selamat Jalan Camrad Rinto Kogoya, 
Kawan Lama di Aliansi Mahasiswa Papua
Semangat Perjuangan Tetap Kami Lanjutkan
Hingga Kebebasan Tercapai.

Minggu 08 Maret 2015
MGW @Phaul Heger