Wednesday, May 17, 2017

Jangan Wariskan Penjajahan


Jangan Wariskan Penjajahan

Perjuangan kaum terjajah
Dari bangsa yang hampir punah
Tersisa yang terselip diantara penjajah
Masih berjuang walau bersusah-susah

Dunia makin tak adil  yang nampak hanya bisu
Dibarat merayu buat ditimur me'layu
Bagai bunga muram tak bersemi
Masih jua bangsa itu menanti...

Pemimpin saling berebut posisi
Apalagi bahan pondasi
Kurang disosialisasi
Hadirkan sakit hati

Masih juga belum bebas
Pemimpin saling tebas
Yang ini salah tapi keras
Punya masa penjajah melibas

Cukup! cukup!
Hentikan semua itu demi kebebasan
Bersatulah untuk satu bangsa
Berjayalah untuk merdeka
Jangan wariskan penjajahan bagi generasi bangsa

Kita sudahi, kita akhiri
Demi Satu tujuan
Papua yang merdeka

Salam Juang
Papua Tetap Merdeka

by. Phaul Heger
SdK 17/5/17

Terpaksa Memaksa


Terpaksa Memaksa

Setengah abad sudah berlalu
Merasa merdeka hanya cerita
Suatu masa pernah terjadi tapi itu masa lalu
Kini masih dipaksa walau terpaksa
Ditolak tapi menerima
Mau bebas? bukan sebatas slogan status medsos
Merasa terjajah tapi menikmati
Marah sana marah sini
Tulis sana tulis sini

Meratap dalam kepilauan
Tak cukup sebatas tulisan
Tak cukup sebatas peluru yang menyala
Harus lebih untuk memaksa
Siapkah kita merebut ?
Terpaksa memaksa, bila itu harus
Angkat panah tarik tombak

Lawan!

Papua Tetap Merdeka

By. Phaul Heger
SdK - 17/5/2017 

Thursday, May 4, 2017

Barisan Muda Papua (BMP)

Foto ils Aksi Gerakan Rakyat Papua Bersatu
Tersadar dalam panggilan ketidakadilan
Ketika dibatas-batas asa menumpuk
Masih ada ruang walau dipagar bersenjata
Bergerak maju dalam satu komando.

Terbakar diamarah tetap bertindak dengan kendali
bukan asal menuntut tanpa dasar seperti penjajah
Disini, masih terpaksa menjalani kehancuran
Bukan salah yang muda karena yang tua memulai

Barisan muda Papua, generasi perjuangan
Barisan muda Papua, persatuan untuk perlawanan
Barisan muda Papua, penentu nasib bangsa Papua
Bersatu Merdeka'kan Papua

Papua Tetap Merdeka

By. Phaul Heger
SdK 5 Mei 2017

Monday, May 1, 2017

Tangkap Kepala Masih Ada Ekor


Tangkap Kepala Masih Ada Ekor

Main tangkap kian marak
Saat fakta sejarah makin terbuka
Dulu mudah kau bungkam
Kini makin sulit kau kendali

Telah ada didasar hati
Dari kandungan ibu sudah menyatu
Terlahir untuk merdeka
Jika masih dijajah pantaslah berjuang merebutnya

Tangkap kepala masih ada ekor
Tangkap ekor masih ada badan
Tangkap badan masih tersisa kepala dan ekor
Tangkap dari kepala badan sampai ekor?


Tak bisa main tangkap lantas hilang nasionalisme
Tuntutan itu tetap ada selama tanah air diduduki.
Biarkan penjara penuh, intimidasi dan teror dipakai
Semakin memaksa pejuang berjuang untuk merdeka

Papua Tetap Merdeka

by. Phaul heger
Sudut kota 2 Mei 2017


Mungkin Takdir, Bangsa Kita Terjajah?



Mungkin Takdir, Bangsa Kita Terjajah?

Telah lama waktu berlalu
Antara batas-batas sabar dan kegelisahan
Antara keterpaksaan dan keharusan
Dipaksa untuk mengikuti...

Tak indah bak irama yang terdengar
Lantunan pilu menyayat hati
Masih juga berbunyi tak henti
Dikesunyian mengharap esok kan berubah

Tak pasti akan kemana?
Terhanyut mengikuti gelombang
Arus perlawanan beragam
Gulungan saling berebut dan pecah

Diambisi antar sesama
Kaum terjajah berebut posisi
Masih mengharap uluran penjajah
Namun sayang banyak yang mati

Telah ku coba untuk mengerti
Mungkin takdir bangsa kita dijajah
Tetapi diam dan membiarkan adalah salah
Karena merdeka itu sepantasnya

Dan hari ini..setengah abad sudah berlalu
Tanah air masih dijajah asing
Bahkan dalam persatuan palsu
Dijalanan kita berkuasa tetapi diaturan
Masih terikat dalam perjanjian palsu
 
Bersatu melawan takdir
Papua Tetap Merdeka

By Phaul Heger
Sudut Kota 1 Mei 2017